Senin, 22 Agustus 2011

Cerita Hari Ini (CHI): Whatta Nice Day!

kenapa Cerita Hari Ini saya singkat menjadi CHI? saya berencana untuk membuat catatan harian, menulis mengenai bagaimana hari saya terjadi dan mengapa hari itu menjadi begitu berkesan, terpatri di pikiran serta membekas di hati saya (lebay hahaha).

dimulai dari hari ini: Senin, 22 Agustus 2011.
hari dimulai dari pukul 00.00. sekitar pukul 1 malam di sebuah kamar kost di bilangan Margonda, saya bukannya memutuskan untuk tidur malah nekat menonton kartun Detective Conan The Movie 4: Captured in Her Eyes. ceritanya cukup menyentuh dan seperti biasa, selalu membuat saya penasaran siapa pelaku dari kasus yang terjadi. menyentuh karena kasus ini, tidak melulu kasus pembunuhan dan pencarian bukti, tetapi mengangkat kisah Ran Mouri (sahabat Shinichi Kudo dan anak dari Detektif Kogoro Mouri) yang kehilangan ingatan dikarenakan shock melihat Detektif Miwako Sato (dari kepolisian) tertembak di depan matanya tanpa mampu membantu sedikit pun. alur ceritanya menjadi begitu memilukan karena Ran tidak mampu mengingat apa-apa. untuk mengetahui cerita ini lebih lanjut, silakan nonton sendiri ya :) . selesai menonton film ini sekitar jam 4 dini hari dan saya memutuskan untuk segera memejamkan mata.

alarm di telepon genggam saya, saya siapkan untuk membangunkan saya jam 8 pagi. apa daya saya kantuk saya ternyata lebih kuat. jam 12 siang saya baru bangun. duh! rencana hari ini adalah bimbingan dengan dosen penasehat akademik mengenai mata kuliah apa saja yang akan saya ambil di semester depan. di jurusan saya, Kriminologi, terdapat tiga peminatan. Di antaranya adalah Kejahatan Transnasional, Penegakkan Hukum, dan Jurnalistik Kriminologi. saya mengambil yang terakhir. mata kuliah untuk peminatan saya digabung dengan mata kuliah wajib hanya mencapai 18 SKS. dosen penasehat akademik saya pun menyarankan untuk belanja mata kuliah ke jurusan lain tetapi masih dalam Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

Jumat kemarin, saya sudah mencoba ke Departemen Komunikasi untuk menanyakan mata kuliah apa saja yang dibuka untuk mahasiswa dari jurusan lain. akan tetapi, pihaknya mengatakan bahwa belum ada keputusan untuk itu, Senin nanti saya bisa kembali lagi. hari ini saya kembali, ternyata semua mata kuliah di jurusan Komunikasi dibuka, hanya saja kuotanya terbatas. saya hanya harus mendaftar terlebih dahulu dengan surat pengantar dari jurusan saya, kemudian menunggu approval di portal akademik. setelah mencatat mata kuliah peminatan Jurnalistik di Komunikasi, saya bergegas menemui dosen penasehat akademik saya. beberapa jadwal mata kuliah yang cukup menarik ternyata ada yang bentrok dengan mata kuliah jurusan saya, akhir diskusi ini menghasilkan keputusan bahwa saya akan belanja mata kuliah Manajemen Ruang Berita. mengisi formulir belanja mata kuliah, mengisi daftar mata kuliah apa saja yang saya ambil semester ini, meminta tanda tangan dosen penasehat akademik, dan memberikan formulir belanja mata kuliah ke departemen Komunikasi. berakhir sudah urusan perkuliahan untuk semester depan. sebenarnya masih ada harap-harap cemas untuk Rabu nanti, takutnya saya ga masuk kuota Manajemen Ruang Berita. doakan saja ya ;)

dari Departemen Komunikasi, saya melanjutkan hari saya menuju Pusat Kegiatan Mahasiswa (Pusgiwa) Fakultas Teknik lantai 2. ruang siaran RTC UI FM terletak di sana. sebagai Produser, saya memegang dua acara untuk jadwal Produser periode kedua tahun ini (periode liburan), yaitu Sound Session edisi Senin (jam 11- jam 2) dan Siaran Kala Sore (SKS) edisi Senin (jam 2- jam 5). karena keahlian saya mematikan alarm dan ada bimbingan akademik, saya baru bisa datang menemani siaran sekitar jam 3 sore. maaf yaa.

sebelumnya, penyiar SKS edisi Senin adalah Ruben dan Inta tetapi seminggu yg lalu penyiar ada re-schedule sehingga Inta tidak lagi mendampingi Ruben siaran. pengganti Inta adalah Shanty. saya baru pertama kali bertemu dengan Shanty dan kami pun berkenalan. ketika off air, Shanty, Ruben, dan saya berbagi cerita. tak disangka, Shanty adalah MC dan pernah menjadi manajer band. seru sekali berbagi cerita dengan Shanty, yang semester ini sedang berkonsentrasi menyusun skripsi, mengenai seluk beluk dunia MC maupun musik. Ruben sendiri sedang sibuk untuk kepanitiaan tingkat universitas, yaitu Bedah Kampus. di kabin siar tidak hanya ada kami bertiga, ada Andy, Ian dan Nadya. Ian tiba-tiba bercerita mengenai keluh kesah siarannya pagi ini dan mengatakan bahwa dia ingin saya memproduserinya lagi. di jadwal periode sebelumnya, saya memegang Late Night Show edisi Weekly Express yang mengudara di hari Senin, pilotnya ialah Odi dan Ian. rasanya senang ada penyiar yang mau saya produseri, sebuah apresiasi untuk seorang produser. ada sih produser favorit hampir semua penyiar.... sayangnya, bukan saya....

siaran berakhir pukul lima sore ketika senja ingin menutup siang dan memulai malam. di tengah-tengah siaran tadi, Aman, teman satu jurusan saya mengirim pesan singkat yang mengajak saya ikut buka puasa bersama di Takarajima. Takarajima merupakan tempat menyantap sushi dengan konsep maupun ruang yang minimalis di jalan raya Margonda, tidak jauh dari kampus kami. saya melangkahkan kaki ke Takarajima yang sudah direservasi oleh Aman. Di sana, Aman, Saru, Tia, dan Okta sudah menunggu saya.

(kiri ke kanan: Tia, Aman, Okta, Saru)
sambil menunggu bedug ditabuh dan makanan disajikan, kami saling bertukar pengalaman di liburan kali ini, juga mengenai perkuliahan di semester depan. beberapa dari kami ternyata mengambil peminatan yang berbeda, sedih juga tidak sekelas lagi setelah empat semester bersama-sama di kelas yang sama. sedih saya berkurang ketika Saru mengingatkan saya mengenai tiga mata kuliah wajib jurusan yang akan mempertemukan nanti di kelas yang sama. senang sekali mendengar hal ini. tanpa terasa, sudah waktunya berbuka dan makanan pun telah datang. setelah selesai memberi makan kepada peliharaan di perut kami, kami berbincang-bincang lagi. saya mengusulkan untuk bisnis kecil-kecilan. berbagai ide kami keluarkan, mencoba mencari celah, melihat-lihat prospek maupun pesaing, ya berandai-andai dahulu saja. setelah memikirkan banyak hal, kami mufakat untuk bisnis sesuatu yang belum bisa diungkapkan saat ini. tunggu ya, kami harus menyiapkan banyak hal ;)

(curaang! saya belum siap!!!)

(kalo ini udah siap :p )
Aman yang mendapatkan beasiswa mengucap syukur dengan mendanai acara buka bersama kali ini. walaupun saya nggak puasa, saya emang belum sempat makan seharian, hanya minum air mineral di tengah perjalanan menuju gedung Pusgiwa Fakultas Teknik. rejeki memang tidak ke mana ya? :D

terima kasih untuk hari ini yaa, teman-teman!

(maaf, makanannya sudah habis :p )

di Takarajima, kami memisahkan diri. Saru sudah terlebih dahulu pamit karena mengejar jadwal kereta, Tia menyebrang Margonda, Okta ke Kukel, saya dan Aman ke FISIP. saya meminta tolong Aman mengantarkan saya kembali ke gedung Pusgiwa Fakuktas Teknik, goodie bag saya ketinggalan tadi. setelah itu, saya kembali nebeng sampai halte Gerbatama karena saya akan beranjak ke peraduan saya di Bekasi, rumah tercinta ;)

perjalanan pulang begitu menyenangkan. tidak mendapati kemacetan, terlebih di Pasar Rebo saya tidak perlu menunggu bus ke Bekasi. Bus yang saya akan naiki sedang menunggu hijau ketika saya turun dari angkot oranye yang saya tumpangi.

whatta nice day!


semoga saya bisa menulis Cerita Hari Ini (CHI) di hari-hari selanjutnya!
Salam CHI!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar