Kamis, 12 September 2013

#1 #KisahSkripsi

Pertama kali datang wisuda awal 2012 bawa bunga-bunga ini.

Kecamuk yang saya buat sendiri. Lihat teman-teman terdekat sudah berjubah akademis sebagai tanda telah menyelesaikan kewajiban suatu jenjang pendidikan. Sarjana. Saya tidak menyesali ekspedisi yang berhasil membuat saya untuk mengambil keputusan cuti. Saya hanya marah dengan diri sendiri yang masih belum bisa berdamai dengan keadaan. Saya kesal kalau saya mudah sekali bersedih karena lihat foto wisuda teman-teman. Permasalahannya adalah semua teman terdekat saya sudah memiliki gelar di belakang namanya, fokus kami sudah berbeda. Perbincangan berputar-putar tentang saat-saat mereka skripsi, sidang proposal maupun skripsi hingga perusahaan mana yang akan mereka ajukan lamaran. Hanya bisa terdiam. Puncak dari semua itu, saya memutuskan untuk menerima tawaran naik gunung saat hari kelulusan tiba. 

Pembimbing sudah berganti. Yang saat ini, meski tidak sesuai harapan, sedikit banyak masih cukup nyaman untuk diajak berdiskusi dibandingkan dengan yang sebelumnya. Proposal yang saya ajukan beliau minta untuk dirombak. Total. Bagian yang paling membuat saya frustasi. Barusan saja lakrimasi terjadi. Lemah sekali saya ini. Selasa kemarin seharian matrikulasi berita terkait skripsi. Target 12 bulan, yang sudah termatrikulasi baru 1,5 bulan. Jalan masih panjang. Ditambah perubahan besar-besaran untuk proposal. Tuhan, tolong kuatkan. 

#kisahskripsi

4 komentar: