"Saya berpikir, maka saya ada.", ungkap Rene Descartes.
Terbersit pikiran untuk memparafrasakannya menjadi, "Saya berguna, maka saya ada.".
Kebergunaan seseorang tampaknya kini menjadi tolak ukur keberadaannya. Jika ia tiada berguna, ia bisa dianggap tidak ada. Nihil fungsi.
Haruskah menjadi berguna?
Haruskah memenuhi kewajiban atas kebergunaan pada pihak yang meminta timbal balik?
Hari-hari berat sedang berjalan.. Kehidupan pekerja serabutan yang saya pilih menuai konsekuensi. Beban hidup yang harus saya pikul, sendiri.
Tuntutan orang rumah untuk segera bekerja di perusahaan sangat merongrong kesehatan jiwa. Klien-klien yang hanya bertanya dan tidak memberi kepastian kerja sungguh membuat kecewa. Harusnya sudah terbiasa atau memang saya yang kurang berusaha?
Memilih jalan hidup di industri musik, merintis membangun jaringan di industri ini penuh cobaan. Pelik rintangan ini harus saya lalui sendiri. Tak banyak yang mengerti bagaimana industri ini berjalan kecuali ia yang berkecimpung di dalamnya.
Kesehatan jiwa dan pikiran mengalami penurunan. Derai air mata jadi sering terjun bebas tanpa bisa ditahan, tak kenal waktu dan tempat.
Lingkungan menuntut saya sesuai ekspektasi mereka. Tidak bolehkah saya memilih jalan saya sendiri? Memilih hidup dengan cara saya.
Hidup memang membutuhkan orang lain tetapi bukan berarti harus terus memenuhi ekspektasi mereka. Belum tentu benar, belum tentu membahagiakan menjadi konformis.
Menjawab pertanyaan turun temurun tentang karir, pernikahan dan keluarga. Pertanyaan yang tak pernah habis. Bergulir seiring jawaban yang terlontar.
Apa hidup untuk terus menjawab pertanyaan orang lain?
Bukankah manusia memiliki tujuan hidupnya masing-masing?
Kadang pertanyaan-pertanyaan itu membuat saya nelangsa, membuat saya merasa jadi manusia yang tidak berguna.
Jikalau saya tidak berguna, anggap sajalah saya tidak ada. Tidak perlu berekspektasi apa-apa terhadap saya. Saya hidup dengan cara saya sendiri, yang bahkan tidak mau Anda coba untuk pahami.
Saya lelah menghadapi hidup penuh dengan amarah dan keluhan yang tidak berujung.
Biarkan saya sendiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar